A. Pengertian Media Pembelajaran Weblog
Media
pembelajaran merupakan komponen pendidikan yang mengandung pesan, orang dan
peralatan. Media pembelajaran juga bisa diartikan sesuatu yang dapat digunakan
untuk memandu pesan atau isi pelajaran, untuk merangsang pikiran, perasaan,
perhatian dan keterampilan siswa sehingga mampu mendorong proses belajar
mengajar. Dengan berbagai arti dapat disimpulkan bahwa pendidikan media adalah
segalanya yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi pembelajaran dalam
tindakan sedang belajar.[3]
Secara
sederhananya blog adalah alat informasi dan komunikasi yang menggunakan
jaringan internet. Sehingga blog bisa digunakan dimana saja, kapan saja dan
dimana saja[4].
Sedangkan secara umum, weblog bisa digabungkan menjadi kumpulan situs web
pribadi yang memungkinkan penciptanya menampilkan berbagai jenis konten online
hanya sebagai kertas, sebuah koleksi tautan internet, dokumen (file word, PDF,
dll), gambar atau multimedia. Weblog adalah situs web dimana kiriman terkirim
secara otomatis disusun dan ditampilkan secara berurutan secara kronologi
mundur. Sebenarnya istilahnya adalah blogging, artinya versi pendek/ singkatan
dari kata blog atau weblog. Program web menggunakan gaya penyampaian
dokumentasi blog lebih fokus untuk subjek, seperti tips, tutorial, ponsel dan
sebagainya. Beberapa blog online juga berbagi pengalaman pribadi mereka.[5]
Pembelajaran
berbasis weblog adalah pembelajaran yang menggunakan media berbasis website
yang dapat diakses memalui internet.
B. Sejarah
Perkembangan Weblog
Blog merupakan
kependekan dari weblog, istilah ini pertama kali digunakan oleh Jorn Barger
pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah weglog untuk
menggambarkan grup tersebut situa web pribadi yang terus diperbarui dan
menyertakan tautan ke situs web lain yang menarik bagi mereka komentarkan
sendiri. Secara umum, sebuah blog bisa digabungkan menjadi kumpulan situs
pribadi potensial penulis blog ini sering disebut blogger. Kepribadian seorang
blogger mudah dikenali dari blognya berdasarkan topik apa yang disukai,
tanggapan apa yang diterima terhadap tautan tersebut dipilih dan masalah di
dalamnya adalah blog pribadi. Perkembangan blogging lainnya adalah ketika
blogger melakukan load menulis dari apa yang diyakini, diketahui, hingga apa
yang ada dia akan melakukannya setiap hari. Blog pribadi juga bisa disebut buku
harian online yang ada di internet. Satu-satunya hal yang membedakan blog dari
yang lain. Seiring berkembangnya blog dari waktu ke waktu, makna blog juga
berkembang seiring dengan ide dan ide blogger melakukannya. Blog pertama
mungkin adalah "miss baru" yang dibuat oleh Marc Andersen tahun 1993.
Mosaik adalah browser web pertama sebelum internet jelajahi terlebih dahulu.
Kemudian pada bulan Januari 1994, Justin Hall memulai situs pribadinya,
"Justin's Homepage", yang kemudian tetap menjadi "Links
Underground". Disebut blog pertama yang kita kenal sekarang. Pada tahun
1998, jumlah blog yang ada masih sangat sedikit. Hal ini karena pada saat itu
dibutuhkan keahlian dan pengetahuan khusus tentang situs web dan hosting untuk
membuat blog.
Pada akhir tahun
2002, sejak itu banyak bermunculan aplikasi open source perkembangan blog.
Sejauh ini, anda tidak harus menjadi seorang programmer untuk menjadi seorang
programmer blogger karena dapat menampilkan semua konten di web dengan mudah
dengan menu editor yang banyak tersedia.[6]
C. Jenis-jenis
Weblog
Adapun jenis-
jenis media pembelajaran weblog, diantaranya adalah:
1.
Blog politik: blog yang beri informasi tentang politik,
baik profil, kampanye politik dan propaganda
2.
Blog pribadi: blog perorangan, yang biasanya berisi
artikel-artikel relevan dengan minat dan hobi pemilik blog
3.
Blog topik: blog khusus yang membahas topik tertentu,
misalnya membahas fotografi, bisnis online, pemprograman dan lain-lain.
4.
Blog kesehatan: blog yang membahas tentang informasi
kesehatan.
5.
Blog sastra: blog yang juga memuat artikel tentang sastra
dan seni lokal,regional,nasional dan internasional.
6.
Matkablog atau travel: blog yang membahas tentang informasi
perjalanan bagi pencita perjalanan.
7.
Blog riset atau penelitian: blog yang menampilkan jurnal
ilmiah dan penelitian dimiliki oleh perorangan dan lembaga penelitin bik
swastra maupun publik.
8. Blog media: blog tentang berita media terkini baik dalam bentuk cetak maupun elektronik seperti http://blog.liputan6.co
9.
Blog keagamaan: blog yang berisi artikel keagamaan.
10.
Blog pendidikan: blog yang berisi opini tentang pendidikan
atau blog lembaga pendidikan.
11.
Blog perusahaan: blog ysng berisi informasi dan referensi
tentang perusahaan online dan online,informasi tentang peluang bisnis dan
isu-isu terkait bisnis.
D.
Langkah-langkah
Membuat Weblog
Ada banyak jenis
blog, antara lain blog pribadi, blog sastra, blog pendidikan, blog bisnis, dan
banyak lagi. Menggunakan blog adalah langkah pertama untuk membuat blog.
Langkah-langkah membuat blog dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.
Pertama buka blogger.com lalu login dengan akun Gmail.
2.
Klik untuk membuat profil Google, pilih upgrade
(tingkatkan) dan klik continue (lanjutkan).
3.
Klik lagi continue (lanjutkan), pilih continue anyway
(lanjutkan saja), lalu klik finish (selesai).
4.
Selanjutnya masuk ke halaman blogger, pilih lanjutkan ke
Blogger, lali pilih blog baru.
5.
Kemudian masukkan judul blog dan URL blog anda.
6.
Jika URL blog sudah tersedia maka akan muncul tanda
centang, lalu pilih model yang diinginkan
7.
Selanjutnya klik create blog.
Blog memiliki
beberapa menu dan tobol yang perlu diketahui, antara lain sebagai berikut:
1)
Postingan untuk menampilkan semua postingan yang ada di
blog diterbitkan dan masih dalam bentuk draft.
2)
Statistik menunjukkan jumlah komentar, penayangan perhari,
jumlah postingan dan pengikut blog anda.
3)
Komentar menunjukkan komentar yang diposting dan komentar
yang telah diposting diklasifikasikan sebagai spam.
4)
Penghasilan yaitu menampilkan menu penghasilan akun adsense
Anda (jika ada).
5)
Halaman menunjukkan jumlah halaman yang dikandung blog,
halaman yang tersisa dalam bentuk draf dan halaman terbitan.
6)
Tata letak/ Layout memperlihatkan tata letak blog. Di sini,
anda bisa menambahkan atau menghapus widget tersebut dari blog Anda.
7)
Template menunjukkan pengaturan template blog Anda, untuk
mengedit, mengganti template blog anda dan sebagainya apa yang dapat Anda
lakukan di sini.
8)
Setting menunjukkan pengaturan lanjutan blog Anda, seperti
pengaturan dasar, postingan dan komentar.
Setelah mengikuti
langkah-langkah di atas, seorang pendidik sudah bisa membuat blog pribadi
sebagai tutorial. Dibutuhkan seorang dosen untuk menghasilkan blog yang
berkualitas merencanakan dan menyiapkan bahan ajar serta menyediakan
bahan-bahan yang diperlukan.[7]
E. Manfaat
Media Pembelajaran Berbasis Weblog
Adapun
langkah-langkah yang dilakukan guru untuk memanfaatkan blog sebagai media
pembelajaran diantaranya adalah:
1.
Guru membuat rencana pembuatan blog.
2.
Guru membuat halaman blog tentang mata pelajaran yang dia
ajarkan. Membuat blog itu reltif sederhana dan mudah. Hal pertama adalah
memastikan bahwa kita sudah mulai membuat blog, anda memiliki akun google atau
Gmail. Akun Gmail adalah langkah pertama membuat blog untuk menulis. Jadi, kita
membuat blog baru. Dalam membuat blog, guru dapat memberi nama blognya sendiri.
3.
Guru berkomunikasi dengan peserta mengajarinya media yang
satu itu digunakan dalam proses pembelajaran adalah blog. Hal ini dimaksudkan
agar pemanfaatan blog sebagai alat pembelajaran dapat terlaksana secara
maksimal. Peserta didik harus mengetahui alamat blog digunakan dan sebagainya
sisiwa seharusnya dapat menetukan materi yang mana yang harus dibaca dan diunduh.
Di atas waktu, siswa juga harus mampu mengikuti penilaian pembelajaran dalam
bentuk kuis diunggah secara online oleh guru.
4.
Guru mendownload topik melalui blog dalam bentuk tulisan,
gambar dan video.
5.
Guru mengadakan kuis interaktif dan unggah blog ini untuk
menyelesaikannya siswa.[8]
Ada beberapa
manfaat weblog sebagai media pembelajaran, antara lain sebagai berikut:
1)
Blog sebagai rumah belajar dan berbagi dengan guru. Dengan
kata lain kreativitas dan semangat guru dapat disalurkan melalui blog, misalnya
blog kreativitas dalam menulis karya lainnya. Karena media cetak cukup
menyempit untuk memuat tulisan kita, blog bisa menjadi saluran kreativitas
menulis karena dapat langsung diterbitkan tanpa melalui penyuntingan.
2)
Blog dapat meringankan pekerjaan dan beban guru dalam
mengajar. Blog membuat pekerjaan guru guru lebih mudah karena anda bisa
memasukkan apa saja ke dalam blog. Misalnya materi pelajaran, tugas siswa,
informasi nilai siswa. Jika para siswa anda dapat dengan mudah mendownloadnya
tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Cara tersebut tentu saja dapat menghemat
waktu, tenaga dan biaya.
3)
Blog dapat meningkatkan minat belajar siswa. Dengan blog
memungkinkan seorang guru untuk mempublikasikan suatu masalah atau materi.
Pembelajaran disusun dalam bahasa yang formal namun lebih santai. Siswa
kemudian dapat menulis blog di blog dan mempelajari aktivitas mereka mengajar
menjadi lebih menyenangkan. Materi pelajaran yang disajikan melalui media,
sebuah blog bisa menjadi konten-konten hebat yang bermanfaat.
4)
Blog dapat digunakan oleh siapa saja di dunia. Dengan
bantuan blog, guru dapat berbagi mata pelajaran tidak hanya dengan siswa, tapi
juga siapapun yang membutuhkan pemikirannya dimanapun mereka sederhana dan
terjangkau.
5)
Blog bisa menjadi media silaturahmi. Blog dapat digunakan
sebagai cara untuk bertemu secara tidak langsung dan bisa terhubung satu sama
lain karena siapa yang bisa menggunakan blok bahkan di seluruh dunia. Mengingat
banyaknya manfaat yang bisa didapat tentang pemanfaatan blog sebagai alat kerja
dan sumber belajar bagi guru dan siswa, guru tentunya dapat mencoba menerapkan
media. Memiliki blog artinya memiliki rumah maya. Kita bisa mengisi dengan apa
pun yang bermanfaat bagi orang lain, terutama untuk menunjang peran seorang
guru untuk mencerdaskan generasi bangsa.[9]
Blog juga
bermanfaat dalam membantu siswa meningkatkan keterampilan media jurnalistik.
Untuk melakukan hal ini, kita memerlukan elemen dasar penggunaan komunikasi
digital, seperti dunia maya, komunikasi virtual, interaktivitas, multimedia,
dan etika jaringan. Konsep utama yang perlu dipertimbangkan ketika menggunakan
blog online adalah:
a.
Dunia maya
b.
Komunikasi maya
Siswa yang
tertarik menggunakan blog untuk meningkatkan keterampilan menulis
jurnalistisnya sebaliknya bergabung dengan komunikasi maya, seperti komunikasi
penggemar menulis atau komunikasi editor.
c.
Ruang obrolan
Beberapa
fitur online memungkinkan anda berinteraksi dengan cara baru dan menarik. Chat
room atau ruang ngobrol memungkinkan orang berkomunikasi langsung dengan orang
yang tidak dikenalnya, sebaliknya siswa menggunakan aplikasi ruang komentar
yaitu layanan blog untuk saling berkomunikasi, berkomentar dan bertanya terkait
dengan apa yang ditulisnya.
d.
Interaktivitas
Salah satu
media baru internet yang paling banyak dibicarakan dan istimewa. Interaktivitas
dapat diartikan sebagai partisipasi dalam proses komunikasi mengontrol pesan
dan dapat mengubah peran dalam dialog satu sama lain, sehingga komunikasi
merupakan salah satu kelebihan komunikasi melalui blog, dimana blogger tidak
menerima informasi secara pasif, melainkan menerima informasi menjadi aktifdan
menciptakan interaksi dengan orang lain.
e.
Multimedia
Multimedia
adalah sistem komunikasi yang menyediakan kombinasi teks, grafik, audio, video
dan animasi.
f.
Etika internet
Etika internet mengkaji filosofis moral tentang apa yang
benar dan apa yang salah, sebagaimana ditentukan oleh konteks budaya. Etika
internet adalah etika yang mengkhususkan diri pada cara kita berkomunikasi
secara online, seperti halnya kehidupan didunia nyata, dunia maya memiliki
aturan untuk berkomunikasi dan aturan cara menggunakannya. Saat ini, pelajar
harus mematuhi etika internet dalam menggukan weblog sebagai sarana pelatihan
menulis agar tidak melanggar hak cipta, etika menulis.[10]
F.
Kelebihan Dan Kekurangan Media Pembelajaran Berbasis Weblog
Kelebihan
pembelajaran berbasis weblog, diantaranya adalah:
1.
Pembelaran dapat belajar dengan kecepatan dan kecepatan
mereka sendiri karena pembelajaran online menjadikan pembelajaran bersifat
individual.
2.
Kemampuan untuk membuat tautan-tautan, sehingga siswa dapat
menerima informasi dari berbagai sumber baik di dalam maupun di luar lingkungan
belajar.
3.
Sumber belajar yang sangat memungkinkan bagi siswa yang
tidak memiliki cukup waktu untuk belajar
4.
Mampu memotivasi siswa agar lebih aktif dan mandiri dalam
belajar.
5.
Menyediakan bahan pelajaran tambahan yang dapat digunakan
untuk memperkaya bahan pelajaran
6.
Menyediakan mesin pencari yang dapat digunakan untuk
mencari informasi yang anda perlukan.
7.
Biaya operasional setiap keikutsertaan siswa dalam kegiatan
pembelajaran menjadi lebih terjangkau.
8.
Kurikulum online memungkinkan adanya kegiatan belajar
individu.
9.
Materi pembelajaran lebih mudah diupdate
10.
Hyperlink memudahkan pengguna menavigasi halaman blog ke
halaman blog lain yang ada linknya.[11]
Kekurangan pembelajaran berbasis weblog, diantaranya
adalah:
a.
Peserta didik dapat cepat bosan dan jenuh jika tidak dapat mengakses
informasi karena peralatan yang tidak memadai.
b.
Siswa memerlukan bimbingan untuk mencari informasi yang
relevan, karena informasi yang terdapat di internet sangat serbaguna
c.
Kurangnya interaksi langsung antara guru dan siswa serta
antara sisiwa dengan siswa.
d.
Saat menggunakan pembelajaran web, siswa terkadang merasa
terisolasi, terutama ketika pilihan komunikasi terbatas.
[1]Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada,
2013), hal. 3
[2] Syaiful Bahri
Djamarah, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: PT. Ricneka Cipta, 2006), HLM.
120-121.
[3] Ibid, hlm. 125
[4] Ibid, hlm. 58
[5]Tina Mariany Kariman, dkk, Pemanfaatan Weblog Sebagai Media
Pembelajaran Untuk Meningkatkan hasil Belajar Bahasa Inggris, Jurnal Teknologi
Pendidikan, Hlm. 73
[6] Awal Kurnia
Putra Nasution, Media Pembelajaran Berbasis Internet, (Takengon: As- Salam
Press, 2019), hlm. 14-15.
[7] Rika
Ariyani,dkk, Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Blog Bagi Mahasiswa, Jurnal
Literasiologi, Vol. 8, No. 2 Juli- Desember 2022, hal. 37-38.
[8] Nova Sulasmianti, Pemanfaatan Blog Sebagai Media Pembelajaran The Use
Of Blog As Learning Media,
Jurnal Teknodik, Vol. 22, No. 2, Desember 2018, hal. 154-155.
[9] Sartono,
Pemanfaatan Blog Sebagai Media Pembelajaran Alternatif di Sekolah, Jurnal
Transformatika, Vol. 12, No. 1, Maret 2016, hal. 124-125
[10] Ravii Marwan,
Media Weblog Dalam Jurnalistik Online, universitas Gunadarma, vol.7, no. 09
tahun 2013, hlm. 29.
[11] Miftakhul Rizal, Sistem Pembelajaran Berbasis Weblog Pada Mahasiswa
MPI Stai Sangatta Kutai Timur, Jurnal Manajemen Pendidikan, vol. 2, no. 1, Januari
2020, hal. 59








