A.    Pengertian pembelajaran berbasisi ICT (PPT)

Media Pembelajaran ICT adalah Media secara harafiah yang berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata media yang berarti memediasi atau mengarahkan. Media merupakan suatu wadah atau Pengirim yang ingin menyampaikan pesannya kepada  penerima yang dituju.

Pembelajaran Berbasis ICT (Information and Communication Technology) atau  lebih dikenal dengan ICT (Information and Communication Technology) adalah berbagai aspek yang berkaitan dengan teknologi, desain dan metode pemrosesan yang digunakan dalam pengelolaan dan pemrosesan informasi serta penggunaannya, hubungan komputer-manusia dan terkait. Pertanyaan sosial, ekonomi dan budaya.

Pengajaran media Informasi dan Teknologi komunikasi, disingkat ICT adalah alat proses belajar di dalam dan di luar kelas dan bisa digunakan untuk pekerjaan siswa. Peralatan TIK yang disebutkan dalam dokumen ini Adalah telepon genggam, komputer/laptop, layar LCD dan internet.[1]

Terutama pembelajaran berbasis ICT (PPT) dapat digunakan untuk menyajikan gambar, animasi atau video yang menunjukkan sikap belajar siswa yang baik dalam proses pembelajaran, yang secara tidak langsung merangsang emosi siswa untuk lebih memahami. pembelajaran. proses baik, baik sikap, kinerja maupun interaksi dalam pembelajaran.[2]

Menurut Hujair A.H Sanaky Power point adalah salah satu program aplikasi yang bayak digunakan untuk media peresentasi yang merupakan program aplikasi di bawah microsoft ofiice yang ditampilkan di komputer mengunakan layar ICD dan Proyektor. aplikasi ini juga dapaat di optimalkan penggunaanya dengan berbagai faselitas yang tersedia seperti hyprlink, insert picture, grafik movie beserta animasi-amimasi yang di milikinya dapat di gunakan secara bersama sama dengan penggunaanya.

Menurut daryanto power pont merupakan software yang dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan Microsoft. dan merupakan program berbasis multimedia. Didalam komputer biasanya program ini sudah dikelompokan didalam program Microsoft ofiice. Program ini dirancang kuhusus untuk menyampaikan peresentasi, baik di selengaraka oleh perusahaan, pemerintah, pendidik, maupun perorangan dengan berbagai fitur menu yang mampu menjadikan sebagai media komunikasi yang menarik.

B.   B.  Perencanaan pembelajaran dengan mengunakan power point (PPT)

Dalam merancang sebuah media pembelajaran, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu kemampuan teknis dari pada power point dan beban kognitif dari kompetensi Inti dan kompetensi dasar yang ingin dicapai. didalam Power Point  tersedia media yang ingin di gunakan oleh penyaji salah satunya  media visual, suara, dan juga film. Namun pembelajaran dengan menggunakan power point ini berbeda dengan ketika menggunakan buku, Materi yang diampaikan dengan Power Point harus singkat, mudah dimengerti, menarik dan sesuai dengan tema atau mata pelajaran yang sedang dipelajari.

Munir dalam Mustofa Abi Hamid berpendapat bahwa ada beberapa hal yang harus di persiapkan oleh penyaji yang akan menggunakan PowerPoint sebagai media pembelajaran dintaranya: (1) mempelajari software terlebih dahulu, (2) Pengajar sudah bisa mengoperasikan LCD projector atau infocus dan computer untuk penjelasan, (3) mencantumkan poin-poin penting dalam pembelajaran, (4) menggunakan warna yang menarik, (5) menggunakan animasi gambar, foto, atau film pendek bila diperlukan (6) hindari suara-suara dari animasi yang mengganggu konsentrasi belajar, (7) jangan terlalu banyak slide untuk setiap sesi, maksimal 20 slide.[3]

Secara umum dalam mendesain pembelajaran dengan menggunakan media Power Point adalah (1) guru memahami poin penting dari materi pembelajaran yang akan disampaikan dengan prinsip penyajian singkat, mudah dimengerti, dan menarik, (2) keterbatasan layar monitor, (3) pemilihan font, (4) pengaturan huruf besar dan huruf kecil, (5) template, (6) bullet, (7) background, (8) warna, (9) grafik dan chart, (10) animasi, (11) suara, (12) citra (gambar, clip art, foto), (13) informasi yang disajikan tidak melebihi 95% dari area slide.

Huruf mempunyai bebrapa peran penting dalam penyajian slide Power Point dari segi ukuran, bentuk dan warnanya. Ukuran font yang dipakai untuk persentasi antara 30-40 dan juga pengaturan penggunaan huruf besar dan huruf kecilnya. Selain font, didalam Power Point juga terdapat bermacammacam template, mulai dari background, desain, dan theme yang dapat memudahkan persiapan media pembelajaran, akan lebih baik apabila dalam penggunaan background dan theme yang sama dalam satu presentasi. Yang harus diingat adalah terkadang tampilan yang ada dilayar komputer berbeda dengan penampilan yang ada di LCD projector, oleh karena itu dalam menyajikan grafik gambar jangan langsung mencopy paste tetapi membuat grafik sendiri dengan menggunakan fasilitas dari PowerPoint.

Adapun progam animasi adalah diperlukan untuk menarik perhatian sebagai selingan sehingga tercipta suasana rileks dan kondusif dalam proses kegiatan pembelajaran. Animasi yang terdapat dalam PowerPoint ada bermacam-macam seperti entrance, emphasis, exit, motion path dan custom animation.Selain animasi progam PowerPoint juga terhubung dengan jaringan internet yang memungkinkan perluasan pengembangan materi pembelajaran yang dibutuhkan. 

C.    C.  Definisi Microsoft Power Point

        Microsoft Power point adalah aplikasi/perangkat lunak media yang dirancang khusus untuk ini demonstrasi Media power point  juga dikembangkan oleh  Microsoft Office yang juga mencakup Microsoft Word, Excel dan beberapa program lainnya.[4] Menurut Susilana, Power Point merupakan program aplikasi presentasi di komputer. Dengan perangkat lunak ini. dapat dengan mudah membuat format presentasi profesional  dimana presentasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan ajar. Dennis Austin dan Bob Gaskins adalah dua orang yang pertama kali mengembangkan program ini. Pada saat itu, Forethink, Inc. digunakan sebagai presentasi Microsoft PowerPoint. dan kemudian namanya diubah menjadi PowerPoint. Selain Microsoft Word dan Excel, PowerPoint merupakan aplikasi Microsoft Office yang paling banyak digunakan.[5] 

            Seperti program aplikasi lainnya, Power point memiliki kelebihan dan kekurangan, diantara kelebihan  dan kekurangan Power point.sebagi berikut.

1) Kelebihan media power point

Powerpoint sebagai progam aplikasi untuk menampilkanobjek berbentuk slide. Slide ini dapat dicetak atau hanya ditampilkan sesuai dengan pegguna. Dalam power point menyediakan tiga bentuk gerakan animasi yakni (1) entrance, (2) emphasis, (3) exit untuk setiap elemen slide dikontrol dengan custom animations dan untuk perpindahan slidenya diatur dengan transition. Selain daripada itu powerpoint juga menyediakan kemudahan lain seperti template,bullet, auto wizard content, dan firut-fitur lain. Untuk pengolah kata dapat menggunakan software Microsoft word, sedangkan untuk pengolah angka dapat dengan menyisipkan software Microsoft excel.

Kelebihan lain dari penggunaan power point adalah tidak perlu adanya pembelian perangkat lunak lain karena semuanya sudah ada dalam Microsoft office.[6] Pada saat menginstal progam Microsoft Office maka progam powerpointsecara otomatis akan terinstal Karena Microsoft power point ini adalah bagian dari Microsoft office. Dipandang dari sudut perancangan pembelajaran multimedia power point adalah termasuk “ Technology centered design approach “ yakni sebuah pendekatan pembelajaran yang berpusat teknologi.

2) Kekurangan media power point

Media Presentasi Power paint ( PPT ) mempunyai keterbatasan data dan informasi yang ditampilkan pada layar seluas computer. Dalam penggunaan power point pengajar akan terjebak dengan empat kondisi yakni entertain-me mode, enurunan interaksi konten, penurunan interaksi pengajar dengan peserta didik dan sebagai handout.

Sependapat dengan Klemn, Edward Tufte juga mengatakan bahwa penyajian informasi dalam powerpoint beresolusi rendah yakni terbatas 40 kata per slide dan membutuhkan waktu 8 detik untuk membacanya, hal ini bepotensi penyaji memutilasi data.

Penggunaan Power Point sebagai media pembelajaran dengan pendekatan yang berbasis IT ini lebih banyak mengabaikan aspek kognitif karena hanya berpusat pada kecanggihan teknologinya saja seperti halnya juga pada pembelajaran multimedia, Padahal pembelajaran multimedia yang efisien adalah berpusat pada pembelajar.Dari kelebihan dan kekurangan media presentasi Power Point, pengguna berusaha untuk meminimalisirnya sehingga media PPT ini tetap menjadi media yang menarik.

D.    D. Fungsi Media Power Point 

Media yang digunkan oleh seorang guru tentunya bermacam-macam. Salah satu contohnya yaitu media power point. Media ini sering sekali digunakan oleh seorang guru dalam menyampaikan sebuah materi. Biasanya materi yang akan disampaikan dikemas secara menarik agar para siswa tertarik untuk mengikuti pembelajaran yang sedang berlangsung. Selain memiliki pengertian, power point juga memiliki fungsi, diantara fungsi-fungsi media power point yaitu sebagai berikut:[7]

1.  Membuat presentasi dalam bentuk slide-slide

2. Menambahkan audio, video, gambar dan animasi dalam presentasi 

      sehingga    presentasi menjadi lebih menarik dan hidup.

3.  Mempermudah dalam mengatur dan mencetak slide

4. Membuat presentasi dalam bentuk softcopy sehingga dapat 

     diakses melalui  perangkat komputer.

Berdasarkan apa yang telah dikatakan di atas, bahwasannya dengan adanya fungsi-fungsi dari power point yang telah disebutkan setidaknya dapat mempermudah para guru dalam menyampaikan materinya, sehingga para guru tidak perlu bersusah payah ketika ingin menyampaikan materi dalam proses pembelajaran.

E.    E.  Manfaat Media power Point 

Dalam perkembangan dan kehidupannya, setiap siswa perlu menguasai berbagai kemampuan atau kompetensi. Dengan kemampuan atau kompetensi itulah siswa hidup dan berkembang. Umumnya kemampuan atau kompetensi tertentu harus dipelajari. Dengan perkataan lain kepemilikan kemampuan atau kompetensi tertentu oleh siswa harus melalui proses belajar. Dalam rangka ini, sekolah harus bias memenuhi kebutuhan belajar siswa.

Ada berbagai macam cara dilakukan oleh guru untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa, diantaranya adalah dengan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. Untuk mengikuti perkembangan zaman dan juga tuntutan tujuan pembelajaran, guru dituntut kreatif dalam meningkatkan sarana proses pembelajaran salah satunya adalah penggunaan Microsoft powerpoint.

Melaui Microsoft power point yang ditayangkan tidak saja berupa tulisan-tulisan yang mungkin sangat membosankan, tetapi dapat juga ditampilkan gambar-gambar dan suara-suara menarik yang tersedia dalam program Power Point. Pada prinsipnya program ini terdiri dari beberapa unsur rupa, dan pengontrolan operasionalnya. Unsur rupa yang dimaksud, terdiri dari slide, teks, gambar dan bidang-bidang warna yang dapat dikombinasikan dengan latar belakang yang telah tersedia. Unsur rupa tersebut dapat kita buat tanpa gerak, atau dibuat dengan gerakan tertentu sesuai keinginan kita. Power point juga memiliki banyak manfaat, diantaranyasebagai berikut:

1.Siswa akan lebih memperhatikan selama proses pembelajaran karena model pembelajaran yang menarik

2. Siswa akan lebih mudah mengingat materi yang diberikan guru

3.Guru lebih mudah dalam menyampaikan materi karena sudah diaturmenggunakan slide-slide

4.Selama proses pembelajaran tidak akan membosankan Karena penyampaiannya lebih interaktif dan menarik.

 

F.    F.  Salah Satu Cara Menggunakan Microsoft Power Point dalam Pembelajaran Berbasis ICT 

         Dengan berkembangnya teknologi  canggih ini, kita bisa memanfaatkan microsoft PowerPoint membuat ebook karena ebook memudahkan kita membaca buku atau novel yang kita inginkan. Berikut langkah-langkahnya.

Langkah-langkah membuat e-book menggunakan Power Point:[8]

1.     Menentukan ukuran (size) lembar e-book. Untuk setting size dengan klik ribbon “Design”, kemudian pilih “slide size”.

                                                       Gambar 1. Menentukan Ukuran


2.     Menentukan tata letak e-book, dengan menggunakan Gridlines atau Guides.

                                                  Gambar 2. Membentuk tata letak

3.     Membuat teks dan gambar e-book.

                                                        Gambar 3 contoh pengunaan warna  dan font e-book

          4. Simpan file PPT dalam bentuk file PDF.

                                                           Gambar 4. Menyimpan file dalam bentuk

G.   G. Hambatan/ Kendala yang dihadapi dalam Penerapan Media Power Point 

Menggunakan media Powerpoint dalam pembelajaran memiliki manfaat yang sangat baik, namun  dalam implementasinya tidak berjalan efektif dalam kasus ini karena beberapa keterbatasan seperti: listrik, jaringan, peralatan TIK dan keterampilan mengajar yang tidak memadai  pengelolaan peralatan TIK yang masih minim dibutuhkan banyak waktu  yang cukup banyak untuk membuat materi pembelajaran seperti yang diungkapkan dalam wawancara dengan guru PPKn berikut:

        “…sejak saya menggunakan powerpoint dalam pembelajaran hasil belajar peserta didik meningkat, kehadiran anak disekolah lebih rajin, motivasi belajar meningkat dan kelas lebih efektif dibandingkan jika dibandingkan dengan saya mengajar tanpa LCD. Penggunaan LCD sangat dirasakan perubahannya, tetapi saya tidak dapat menggunakannya setiap saat, hal ini karena listrik di Inanwatan hanya menyala pada malam, siang hari hanya mengandalkan genset, jika minyak habis maka tidak bisa menggunakan listrik. Peralatan TIK juga masih minim, sehingga belum mencukupi jika digunakan berbarengan, jaringan internet dan kemampuan saya yang masih minim menjadi kendala dalam menggunakan media powerpoint Berdasarkan wawancara dengan kepala sekolah mengatakan bahwa:[9]

“…Inanwatan termasuk daerah 3T, pembelajaran dengan menggunakan media elektronik merupakan sesuatu yang masih baru sehingga anak-anak lebih tertarik dan fokus dalam pembelajaran, kami sudah menyediakan beberapa peralatan TIK diantaranya laptop, computer, LCD dan genset untuk mendukung pelaksanaan digitalisasi dalam pembelajatan, tetapi listrik disini masih menjadi kendala, listrik hanya menyala pada jam 6 sore sampai jam 12 malam. Pihak sekolah sudah menyediakan genset, hanya saja bahan bakar yang digunakan masih langkah, tingginya harga bahan bakar enceran yang menyebabkan sekolah belum mampu menyalakan genset setiap hari…”

       Dari hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa penggunaan Power Point memberikan pengaruh yang positif. Pembelajaran, meningkatkan minat  dan hasil belajar siswa, namun terdapat beberapa kendala yang membuat pemanfaatannya kurang optimal.

Hambatan atau tantangan lain dalam penerapan PPT diantaranya sebagai berikut:

1.     Kompatibilitas: PowerPoint terkadang memiliki masalah kompatibilitas dengan versi yang berbeda. Jika Anda membuat presentasi menggunakan versi terbaru PowerPoint, kemungkinan presentasi tidak dapat dibuka atau ditampilkan dengan baik di versi yang lebih lama atau perangkat lain.

2.     Desain yang berlebihan: Terkadang, presentasi PowerPoint dapat menjadi terlalu berlebihan dengan efek transisi, animasi, atau grafis yang terlalu banyak. Hal ini dapat membing atau mengalihkan perhatian audiens, sehingga pesan yang ingin Anda sampaikan tidak dapat tersampaikan dengan jelas.

3.     Terlalu banyak teks: PowerPoint sebaiknya digunakan untuk mendukung dan memperkuat pesan dengan visual yang menarik, bukan sebagai alat untuk menampilkan teks panjang. Terlalu banyak teks dapat membuat presentasi terlihat membosankan dan sulit diikuti oleh audiens.

4.     Masalah teknis: Beberapa masalah teknis yang mungkinasuk kegagalan proyektor, kerusakan file presentasi, atau masalah koneksi internet. Sebaiknya Anda selalu memeriksa per teknis sebelum presentasi dan memiliki backup file presentasi jika diperlukan.

5.     Kurangnya keterlibatan audiens: PowerPoint dapat menjadi alat yang kuat untuk menyampaikan informasi, tetapi dapat menjadi tantangan untuk menjaga perhatian audiens. Terkadang, presentasi PowerPoint dapat terasa monoton atau membosankan jika tidak ada interaksi atau keterlibatan dengan audiens.

Adapun untuk mengatasi tantangan ini, ada beberapa tips yang bisa di coba:

- Gunakan desain sederhana dan profesional.

- Gunakan gambar dan grafik untuk memperkuat pesan.

- Batasi penggunaan teks dan gunakan poin-poin kunci.

- Gunakan animasi dan transisi dengan bijak.

- Gunakan video atau audio jika memungkinkan.

- Berlatihlah untuk memberikan presentasi yang meyakinkan dan interaktif.

Dengan memperhatikan tantangan dan hambatan ini, maka dapat meningkatkan efektivitas presentasi PowerPoint dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi audiens anda.

 


[1]    Said Hamdanah and Hasanuddin Muhammad Iqbal, Media Pembelajaran Berbasis ICT (Sulawesi-Selatan: IAIN Parepare Nusantara Press, 2019), 2.

[2]  Fajar Rahmadi, “Metode Power Poin Dalam Meningkatkan Keaktifitas Belajar,” Jurnal Ilmiah Vol.1 (2017): 74–75.

[3]    Hamid Rahmadi, “Pengembangan Instrumen Hasil Belajar Siswa Berbasis TIK Pada Pembelajaran Listrik Elektronika,” Jurnal Ilmiah Vol.1 (2016): 39 40.

[4]      Nurul Haliza, “Pemanfaatan Media Microsoft Powerpoint Yang Menjadi Penunjang Dalam Bidang Pendidikan Dan Perusahaan,” Jurnal Ilmu Komputer Vol. 2 No. 2, (2022): 174–75.

[5]  Nurul Hasanah, “Pelatihan Penggunaan Aplikasi Microsoft Power Point Sebagai Media Pembelajaran Pada Guru SD Negeri 05,” Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2020): 37.

[6]    Ena Oeda Teda, Membuat Media Pembelajaran Interaktif Dengan Piranti Lunak Presentasi Dalam Pengembangan Multimedia Interaktif Menggunakan Powerpoint (Jakarta: IAIN Parepare Nusantara Press, 2001), 45.

[7]    Lina Andriani, Pemamfaat PowerPoint Dalam Pembelajaran (Jakarta: IAIN Parepare Nusantara Press, 2023), 6.

[8]    Intan Indriyani and Maya Kurnia, “Pemanfaaatan Microsoft PowerPoint Dalam Membuat Ebook Untuk Mendukung Pembelajaran Di Era 5.0” Vol. 1 No. 2 (2022): 91–93.

[9]    Alfrida Sanggola Ta’Dung, “Implementasi Media Powerpoint Terhadap Peningkatan Hasil Belajar PPKN Peserta Didik Kelas X SMA N 1 Inanwatan,” Jurnal Citizen Education Vol. 3 No. 1 (2021): 93.